Semarang, 19 Mei 2026 — Program Studi Bioteknologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menghadirkan pakar internasional melalui program UNDIP Global Classroom dengan mengundang Ratna Eka Putri, Ph.D. dari King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Mata Kuliah Bioteknologi Industri ini dikoordinasikan oleh Ditta Putri Kumalasri, M.Si. bersama tim dosen pengampu. Dua sesi kuliah yang diselenggarakan membahas aplikasi mikroorganisme pada sistem pengolahan air minum hasil desalinasi serta berbagai proses biologis yang terjadi pada industri perminyakan.

Pada sesi pertama yang dilaksanakan pada 12 Mei 2026, Ratna Eka Putri, Ph.D. membawakan materi “Microbes in Desalinated Drinking Water System.” Materi ini menjelaskan keberadaan dan dinamika komunitas mikroba pada sistem penyediaan air minum hasil desalinasi serta implikasinya terhadap kualitas dan keamanan air. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai tantangan dan peluang riset dalam pengelolaan mikroorganisme pada sistem distribusi air modern.
Selanjutnya pada 19 Mei 2026, peserta memperoleh materi “Microbes in Oilfield Systems: Biosurfactant and Microbial Souring.” Dalam kuliah ini dibahas pemanfaatan mikroorganisme dalam sistem industri perminyakan, termasuk produksi biosurfaktan yang berpotensi meningkatkan efisiensi produksi minyak, serta fenomena microbial souring yang dapat mempengaruhi kualitas dan produktivitas lapangan minyak.
Melalui kedua topik tersebut mahasiswa memperoleh gambaran luas mengenai kontribusi mikroorganisme dalam berbagai sektor industri, mulai dari penyediaan air bersih hingga industri energi. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap penerapan bioteknologi industri untuk menyelesaikan berbagai tantangan dunia nyata.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai penerapan bioteknologi industri serta membuka peluang kolaborasi akademik dan penelitian dengan institusi internasional. Kegiatan ini terselenggara dengan dukungan pendanaan non-APBN melalui Program World Class University (WCU) Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Tahun 2026

